Sering Buang Air Kecil, Padahal Gak Banyak Minum

Pertanyaan:

saya sering buang air kecil , meskipun saya tidak minum banyak. terutama setelah makan.setelah makan saya hanya minum 1 gelas standar, tapi bisa buang air kecil sampai 10 kali.saya berbadan kurus. sangat sulit menaikkan berat badan, padahal saya sering makan dan sering merasa lapar.kalau mau buang air kecil rasanya “kebelet” sekali, tapi yang keluar hanya sedikit. knp ya dok???

chayr, 22 tahun

Jawaban :
Dear ananda Chayr,

Sebelumnya kami minta maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan ini karena kesibukan yang benar-benar menyita waktu kami.

Harap ananda bisa maklum. Kadar air dalam tubuh manusia itu normalnya 70 – 80 % bobot tubuh. Di dalam tubuh, air sudah seharusnya akan mengalami proses absorpsi di usus halus, reabsorpsi di usus besar, juga mengalami proses pengeluaran melalui kelenjar keringat dan saluran urin / kencing. Dan kadar air dalam tubuh, harus selalu seimbang pada kadar normalnya. Bila terjadi suatu keadaan dimana kadar air di dalam tubuh turun dari kadar seharusnya, maka tubuh secara langsung akan meminta penggantian kadar air yang hilang, dan kita butuh minum.

Kalau kehilangan kadar air tidak segera diganti, maka kadar air tubuh akan makin turun sehingga kadarnya dibawah kadar normal, tubuh akan mengalami dehidrasi. Karena normalnya akan mengalami absorpsi dan reabsorpsi, maka seharusnya air itu tidak seharusnya langsung keluar, tak lama setelah kita meminum air itu. Tapi memang bisa terjadi demikian, karena tidak bisa dipungkiri kalau sistem masukan – keluaran air di tubuh itu adalah sistem keseimbangan. Di mana saat kadar air kurang, maka tubuh perlu masukan air; dan di mana saat kadar air sudah lebih dari cukup, maka tubuh akan mengeluarkan kelebihan air itu melalui saluran urin.

Akan tetapi, keadaan yang ananda alami cukup tidak lazim, dimana ananda cuma minum satu gelas, tapi kemudian ananda buang air kecil sampai 10 kali. Ditambah lagi ananda tidak terlalu banyak minum, apakah tubuh ananda tidak jadi lemas ? jelas-jelas kadar air tubuh ananda pasti rendah akibat semua pembuangan tanpa penggantian itu.

Keseringan buang air kecil sebenarnya bisa saja dikaitkan dengan cuaca atau udara dingin. Cuaca dan udara dingin memang bisa membuat kebelet buang air kecil makin menjadi-jadi, walau minum hanya satu gelas sekalipun.

Pernah perhatikan bagaimana cuaca / udara di lingkungan ananda ? apakah memang dingin ? ataukah ananda sering memakai pendingin ruangan ? Kalau ternyata sering kebelet ini tidak ada hubungannya dengan udara dingin, maka permasalahannya pasti ada pada membran saluran pencernaan ananda yang tidak banyak bisa menyerap air yang ananda minum, atau bisa juga ada pada sistem metabolisme tubuh sehingga air yang ada tidak terpakai maksimal dan malah terbuang percuma (cuma lewat saja), atau bisa juga permasalahan ada pada saluran urinasi secara khususnya sehingga air lebih terpusat di sana untuk dibuang.

Permasalahan saluran urinasi ini biasanya dikaitkan dengan infeksi saluran kemih. Ada baiknya ananda coba periksakan keadaan ini lebih lanjut ke dokter.

Untuk kasus seperti ini, dalam hal diagnosa dengan cara alternatif, kami sebenarnya pernah dengar, kemungkinan seringnya ananda kebelet dan sulitnya ananda jadi gemuk adalah karena posisi isi perut ananda telah turun (bisa diakibatkan oleh keseringan mengangkat barang-barang yang berat, keseringan naik turun tangga dan bisa juga akibat pernah hamil), sehingga saluran urinasi ananda tertekan oleh isi perut itu, makanya ananda selalu merasa “kebelet”.

Kami juga sering dengar bahwa pengobatan alternatif-nya adalah dengan dilakukan pengurutan seksama agar posisi isi perut kembali benar. Kalau ananda mau coba cara alternatif ini, kami sarankan untuk benar-benar cari tahu ahli urut yang sudah profesional dan pengalaman. Pengurutan yang tidak benar akan makin memperparah keadaan.

Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.

& Komentar »

  1. rizal m berkata

    halo salam kenal…
    istri saya sudah mengidap penyakit diabetes insipidus (DI) sejak awal tahun 2005. Agak berbeda dengan diabetes melitus, penderita DI gula darahnya normal tapi selalu merasa haus dan minum setiap saat dan kencing setiap saat juga. Jika tidak minum istri saya akan merasakan haus sampai mencekik lehernya serta lemas, sedangkan aktifitas kencing tetap saja, sehingga bisa mengakibatkan dehidrasi.
    Ada perubahan yangmencolok sejak istri saya mengidap DI…
    perutnya lebih buncit dari biasanya, apakah ini karena kebanyakan minum atau apa.
    Untuk mengurangi aktifitas minum dan kencing, dokter pernah menyarankan menggunakan obat Minirin/DDAVP, spray nasale, desmopresin, tapi obat tersebut sangat sulit di indonesia. Saya ingin tahu efek samping penggunaan obat ini…..
    dan kira-kira punya info dimana bisa mendapatkan obat ini disini, terakhir obat tersebut dikirim salah satu teman saya dari amerika dengan harga yang lumayan mahal.

    Catatan: kencing istri saya pernah ditakar 7liter setiap hari

    sekian dan terima kasih

    rizal (35 tahun)

  2. Bambang berkata

    Terimakasih atas infonya,
    Saya juga sering sekali buang air kecil (melebihi batas normal), volumenya cukup banyak, tapi warnanya jernih.
    Apakah ini gejala diabetes???
    Terimakasih.

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.